Jeruuuk...ah itu sih buah yang bisa kita temukan dimanapun dan kapanpun . Gak tau deh jeruk itu termasuk buah musiman atau bukan , tapi sepertinya kapanpun kita pingin jeruk pasti selalu bisa kita dapatkan , entah itu di supermarket , pasar tradisional , penjual buah pinggir jalan , mamang buah yang lewat depan rumah...atauuu langsung aja datengin petani jeruknya hihihi .
Jeruk...buah segar , dengan harga gak terlalu mahal , higienes karena ada kulitnya , banyak manfaat , mengandung vitamin C , pokoknya jeruk tuh buah favorit keluarga deh .
Aku suka semua jenis jeruk . Jeruk lokal , jeruk sunkist , jeruk baby , jeruk bali , jeruk lemon , jeruk nipis dan masih banyak lagi jenis lainnya . Tapiiii ada satu jenis jeruk yang jika kita menyebut namanya jadi ingat sesuatu yang menyeramkan , tahu gak kamu jeruk apa yang aku maksud....jeruk puruuuut mengingatkanku akan film 'hantu jeruk purut'...hiiiii takuuut 😱
Ngomong tentang buah tentu gak cuma jeruk . Coba deh belanja di supermarket , terutama di ' super indo' terus masuk ke counter buah , yaaah jadi lapar mata , pingin semuaaa . Buah- buah segar yang dipajang dengan apik sungguh menggoda iman . Jeruk yang mengkilap , anggur yang ranum , apel hijau manalagi , belimbing demak , salak pondoh , semangka , melon...oooh mana tahaaaan .
Untungnya belanja di supermarket bisa sekehendak kita , mau sekilo , setengah kilo , bahkan beli belimbing atau apel satu biji juga bisa . Yaaah untuk memuaskan keinginan , ambil aja banyak item tapi dikit dikiiit ajaaa .
Eh tapi beli buah di pasar tradisional asik juga loooh...kita bisa minta 'imbuh' atau tambahan pada penjualnya . Lebih seru lagi karena kita bisa tawar menawar harga , itu seninya kita belanja di pasar tradisional .
Duuuh cerita tentang buah sih bisa panjang x lebar alias panjaaaang banget nih....udah dulu ah , mau ngupas pepaya niiih...iiiih segaaaar , kalian pingin gaaak....( beli sanaaaa tapi hari gini pasar dah tutup.....jadi buruan ke super indo..... yuk ah )
Tampilkan postingan dengan label intermezzo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label intermezzo. Tampilkan semua postingan
Minggu, 10 Mei 2015
Sabtu, 21 Maret 2015
SCHOOL PARTNERSHIP
Catatan
perjalanan kunjungan persahabatan antar sekolah
Indonesia – Malaysia
25 Februari – 1 Maret 2015
Bermula
dari tawaran bapak Nur Azis , Kepala SMA Negeri 6 Purworejo kepada Kepala SMA Negeri 3 Purworejo untuk bisa ikut serta dalam program Kunjungan
Persahabatan antar sekolah atau School
Partnership Indonesia – Malaysia , jadilah kami ber-enambelas bertolak ke
Malaysia pada hari Rabu tanggal 25 Februari 2015 . Rombongan terdiri dari 8
orang guru dan 8 orang siswa gabungan antara SMA Negeri 3 dan SMA Negeri 6
Purworejo .
Hari pertama , Rabu 25
Februari 2015
Rombongan
bertolak dari bandara Adi Sucipto Yogyakarta dengan menggunakan pesawat Air
Asia Flight No AK 347 . Penerbangan lancar cuaca cerah , pesawat mengudara selama kurang lebih 3 jam dan
tiba di Kuala Lumpur International Airport 2 ( KLIA 2 ) , sekitar pukul 4 sore waktu setempat . Bandara
KLIA 2 terlihat masih baru , besar , luas , ramai dan bersih . Setelah keluar
gate, kami harus berjalan sangat jauh untuk mencapai bangunan utama di terminal
ini . Seperti
kebanyakan orang Indonesia ( hehehe ) begitu sampai kami segera ber-selfieria
di bandara .
Pic1: KLIA2 luas dan
bersih
Pic 2 . Kalau
capek bisa ngikut lantai yang bisa jalan
Di
bandara rombongan sudah dijemput oleh Koordinator program Tuan Ahmad Badri bin
Mardi yang juga menjabat sebagai Pengetua SMK Puchong Perdana ( SMK disana
bukan Sekolah Menengah Kejuruan lho...tapi Sekolah Menengah Kebangsaan , sama dengan SMA di sini ) . Karena sudah
sore dari bandara kami langsung diantar untuk chek in di YB One Hotel di daerah Puchong Selangor . Menunggu
maghrib di Selangor terasa begitu lama , jam 7 malam masih terlihat terang . Malam
pertama di Malaysia hanya diisi acara makan malam dengan menu komplit (
kebanyakan dominan rasa bumbu kari ) . Malam di Selangor sama seperti malam di
kota-kota besar di Indonesia , bahkan terlihat lalulintas tidak begitu ramai gak
ada macet , kendaraan lancar jaya . Sehabis makan kami sempatkan untuk mengobrol-dengan
tuan rumah yang begitu ramah , bapak Badri dan beberapa orang guru SMK Puchong
Perdana . Setelah itu masuk kamar langsung
tidur , eh gak ngimpi lho .
Pic 3 : Makan malam perdana di
Selangor Malaysia
Hari
kedua , Kamis 26 Februari 2015
Terbangun di pagi hari masih gelap gulita . Setelah mandi dan sholat
subuh kami semua turun ( kami menempati kamar di lantai 2 dan lantai 3 ) .
Meski masih pagiii... kami sudah sibuk berselfieria di depan hotel ,
hadeeeh...gak muridnya gak gurunya sama narsisnya .
Pic4:
Bu Jarot , bu Ratri , bu Eni , Laksami , Amalia , Devira , Fauzia , bu
Tartik , pak Wahyudi
Tepat
pukul 8 pagi , bus menjemput kami untuk melakukan lawatan pertama . Sarapan
dibagikan di dalam bis , bukan nasi tapi
mihun goreng berwarna merah karena dominan saos dengan irisan cabe merah ,
udang dan cumi , minumnya susu Milo yang dominan banget rasa susunya ( lain deh
dengan Milo disini ) . Oya , ternyata mihun merah adalah menu sarapan favorit
orang Malaysia ( kita-kita sih berasa belum sarapan karena belum ketemu nasi )
.
Lawatan ke Sekolah Menengah
Kebangsaan ( SMK ) Bandar Banting .
Rombongan
langsung menuju destinasi pertama yaitu Sekolah Menengah Kebangsaan ( SMK )
Bandar Banting , Kuala Langat Selangor Malaysia . Pengetua atau Kepala Sekolah
saat ini Tn Hj Khairi bin Bidin . Sekolah yang didirikan tahun 2000 ini
sekarang memiliki sekitar 2500 siswa yang terdiri dari Form 4 ( setingkat SMP )
dan Form 5 ( setingkat SMA ) .
Turun
dari bus , rombongan langsung disambut dengan pertunjukan gamelan dan
tarian India yang diadakan di lobi depan
. Seni karawitan dengan gamelan ( istilah Malaysia-nya saya lupa ) , bagi kita orang
Indonesia gak asing . Setelah itu dipertunjukkan pula tarian India . Ternyata
disini komunitas India lumayan banyak . Cukup meriah dengan lagu-lagu India
yang rasanya tidak asing lagi bagi telinga kita , seperti Sonia dan Kuche-kuche Hotae ( ssstt...Bu Jarot Kepsek SMA Negeri 3 Purworejo sepertinya gak tahan
pingin ikut goyang India hehehe ... ) . Acara penyambutan di lobi di akhiri
dengan sesi foto bersama .
Pic 5
Pic 7
Setelah sambutan yang cukup
meriah dan menarik , acara berpindah ke bilik
wawasan dengan agenda utama penandatangan MOU Dokumen Persahabatan antara
SMA Negeri 3 Purworejo ( ibu Dra Sri Sujarotun , MPd ) dengan SMK Bandar
Banting ( Tn Hj Khairi bin Bidin ).
Dengan MOU ini diharapkan terjalin hubungan persahabatan antara kedua sekolah ,
bertukar wawasan , pengetahuan , kesenian dan pengalaman .
Pic8 : Penandatanganan
dan penyerahan dokumen nota kesepahaman ( MOU )
Selepas penandatangan MOU ,
acara dilanjutkan dengan perkongsian
ilmiah antara pendidik SMK Bandar Banting dengan pendidik SMA Negeri 3dan
SMA Negeri 6 Purworejo . Oya , di Malaysia istilah untuk Kepala Sekolah adalah Pengetua dan istilah untuk Wakil Kepala
Sekolah adalah Penolong Kanan .Pada
kesempatan perkongsian ilmiah ini
guru-guru pengampu mapel yang sama saling mengobrol , bertukar pikiran dan
pengalaman mengenai pola pendidikan di negara masing-masing . Untuk konten
materi pelajaran terutama pada bidang sains bisa dikatakan sama . Kebetulan 3
diantara guru SMA N 3 yang ikut lawatan adalah guru sains fisika , kimia dan
biologi . Saat kunjungan ke kelas terlihat disitu guru menerapkan model
pembelajaran kooperatif learning . Siswa
yang ikut lawatan juga diberi kesempatan untuk mengikuti proses kegiatan
belajar mengajar di kelas . Mereka terlihat dengan cepat dapat membaur dan
menyesuaikan diri dengan teman-teman baru dari Malaysia . Bahasa tidak menjadi
kendala , karena bahasa Malaysia adalah bahasa Melayu yang mirip dengan bahasa
Indonesia .
Ruang Pusat Sumber Belajar
atau perpustakaan di SMK Bandar Banting ini ditata dengan sangat menarik dan
nyaman . Nampaknya literasi membaca sangat digalakkan disini . Disediakan
doorprize menarik diantaranya adalah sepeda untuk siswa yang paling aktif
membaca dan berkunjung ke perpustakaan .
Acara berikutnya kami semua
diajak ke Pusat Sumber Demonstrasi Memanah . Memanah adalah olahraga andalan
dari SMK Bandar Banting . Beberapa prestasi sudah mereka raih di tingkat Negeri
. Setelah diberi pengarahan tentang alat dan cara memanah , siswa diberi
kesempatan untuk mencoba . Laksami dan Devira dari SMA N 3 Purworejo tidak
menyia-nyiakan kesempatan . Mereka dengan percaya diri mencoba mempraktekkan
teori memanah yang baru saja didapat . Selesai demontrasi memanah dilanjut
dengan menanam pohon atau pokok ‘ Jalinan Nusantara di halaman sekolah . Acara
di SMK Bandar Banting diakhiri dengan lawatan ke Anjungan Selera Jamuan atau
kantin sekolah yang besar dan bersih untuk santap siang dengan menu yang lezat
. Sungguh lawatan yang sangat berkesan .
Lawatan
ke Sekolah Menengah Kebangsaan ( SMK ) Puchong Perdana .
Destinasi berikutnya selepas
dari SMK Bandar Banting , kami melanjutkan
lawatan ke Sekolah Menengah Kebangsaan
Puchong Perdana , Puchong Malaysia . SMK Puchong Perdana juga terdiri
atas sekolah setingkat SMP ( form 4 )
dan SMA ( form 5 ) dengan sekitar 2500 siswa dari beberapa etnis ,
termasuk etnis India yang terlihat lumayan banyak disini . Begitu turun dari
bus sekitar pukul 1.30 siang waktu setempat , kami disambut meriah dengan musik hadroh dan
langsung diantar ke Bilik Perdana untuk acara Majlis Ramah Mesra yang diisi
dengan ucapan selamat datang dari Pengetua SMK Puchong Perdana , En Ahmad Badri bin Mardi . Oya , pengetua En Ahmad Badri inilah yang
menjemput kami di bandara KLIA2 dan yang mengantar kami kemanapun selama di
Malaysia layaknya guide . Terimakasih tak terhingga untuk beliau En Ahmad Badri
bin Mardi .
Pic10
: Pengetua En Ahmad Badri bin Mardi saat menyerahkan cinderamata
Pic11
: jamuan Majlis Ramah Mesra di Bilik Perdana
Pic12 : Siswa SMA Negeri 3 sedang memperkenalkan diri di Majlis Ramah Mesra
Acara berikutnya dilanjut di Dataran Perdana ( semacam
Aula terbuka ) , disini ada pentas grup Qashidah pelajar SMK PP , diseling dengan sambutan –sambutan dari
masing-masing sekolah . Acara berlangsung meriah , semua siswa SMK PP ikut
bergabung di Aula ini . Sayang seribu sayang , hujan lebat tiba-tiba turun
disertai angin dan menyebabkan arena Aula basah semua . Dengan sangat terpaksa
acara dihentikan . Meski demikian semua siswa dan guru tetap antusias dan
melanjutkan lawatan ke Bilik-bilik khas di sekolah ini antar lain ke Pusat
Sumber Belajar atau perpustakaan .
Pic13-14
: siswa SMK Puchong Perdana sedang menuliskan opini mereka pada poster
kampanye lingkungan yang dibawa oleh siswa SMA Negeri 3 Purworejo
Acara hari ini yang diisi
dengan lawatan ke SMK Bandar Banting dan SMK Puchong Perdana sungguh memberi
kesan mendalam bagi kami semua . Banyak hal bisa kami ambil dan kami pelajari .
Tapi satu hal yang pasti , sekolah kami meski mungkin secara fisik kalah besar
, tapi secara akademis dan non akademis ( kegiatan –kegiatan ekstrakurikuler )
bisa dikatakan sejajar dengan mereka . Sore menjelang , hujan masih mengguyur
daerah Puchong , kami semua mengakhiri kunjungan dan diantar ke hotel untuk
beristirahat . Mandi , makan malam , ngobrol dan tiduuur . Heeem....
Hari
ketiga , Jumat 27 Maret 2015
Yuhuuuii....bangun , banguun
. Jumat semangat karena hari ini acaranya adalah wisata ke sekitar Kuala Lumpur
. Setelah sarapan di rumah makan yang...eeehm juru masaknya asal Boyolali dan
Wonosobo , kami di jemput bus dan berangkat ke Kuala Lumpur .
Perjalanan lancar , jalan
yang lebar , halus dan gak ada macet . Saat
melewati satu gedung diatas bukit dengan bentuk yang aneh , saya menanyakan
bangunan apakah gerangan yang terlihat diatas bukit tersebut . Pengetua Ahmad Badri yang berperan sebagai
guide kami di Malaysia menjawab bahwa gedung tersebut adalah sejenis Convention
Center yang biasa dipakai untuk konser artis-artis internasional. Dan
woww....sang driver memberi kejutan bagi kita semua dengan membelokkan arah bus
naik menuju gedung tersebut . Gedung yang artistik , diatas perbukitan dan kami
diijinkan untuk melakukan kunjungan mendadak untuk sekedar berselfieria disana
. Sungguh layanan yang begitu ramah dan prima dari tuan rumah .
Pic15
: inilah penampakan gedung Convention Center dari bawah yang membuat
kita penasaran
Setelah puas mengambil foto
kami melanjutkan perjalanan menuju menara Kuala Lumpur , salah satu menara
tertinggi di dunia .
Setelah mengurus tiket masuk ( dengan tak lupa mnta potongan harga pastinya ) ,
kami masuk ke lift untuk naik ke menara pandang. dan....sssuuutt hanya beberapa
menit kami sudah sampai ke teras pertama di ketinggian 270 meter . Beberapa
teropong ditempatkan disini untuk melihat lebih detail dan jelas apa yang ada
dibawah sana . Teras ini melingkar dan kita bisa berjalan mengitarinya untuk
melihat Kuala Lumpur dari atas . Foto-foto dan berselfieria pasti lah tak kita
lewatkan . Di teras ini juga banyak
counter penjual cinderamata . Kaos , coklat dan gantungan kunci cinderamata
khas Malaysia bisa kita dapat disini . Foto dan belanja adalah satu kesatuan
bagi orang yang sedang berwisata . Sayangnya saya lupa mengambil gambar menara
Kuala Lumpur ini dari luar ,hadeeeh .
Pic16 : Kuala Lumpur dilihat dari ketinggian 270m
Karena dibatasi waktu
setelah sekitar 1 jam di menara Kuala Lumpur , kami turun dan menuju destinasi
berikutnya yaitu daerah Putrajaya . Putrajaya adalah suatu kawasan perkantoran
pemerintah yang dibangun diatas tanah rawa . Pembangunan diatur sedemikian rupa
sehingga kawasan ini seolah berada ditengah danau . Di kawasan ini terdapat
pula kantor Kementerian dimana Perdana Menteri Malaysia menjalankan tugas-tugas
pemerintahannya . Bangunan yang megah artistik dengan ciri khas melayu . Selain
itu yang menarik disini adalah Masjid Putrajaya , besar megah indah ditengah
danau . Ternyata meski area ini adalah kawasan perkantoran pemerintah , dengan penataan yang sedemikian rupa kawasan ini bisa dimanfaatkan
sebagai salah satu tujuan wisata . Di
Masjid Putrajaya terlihat ramai wisatawan yang berasal dari beberapa negara .
Pic17
: di latar belakang tampak kantor Perdana Menteri Malaysia
Ini
hari Jumat , mereka yang laki-laki
pastilah harus menunaikan sholat Jumat . Keluar dari kawasan Putrajaya ,
kaum perempuan diturunkan di suatu pusat perbelanjaan . Sedangkan bapak-bapak diantar bus ke masjid
untuk menjalankan sholat Jumat . Setelah menunggu beberapa lama sambil
lihat-lihat pertokoan , mereka yang
sholat Jumat selesai dan kami berpindah tempat untuk makan siang yang sudah
agak kesorean . Oya , ciri khas makanan Malaysia itu kalau kuah pasti ada aroma
bumbu kari , di setiap kedai makan juga pasti ada nasi lemak , mirip seperti
nasi gurih di Indonesia . Selesai makan kami diantar ke Mall , lupa nama
mall-nya , masih baru dan belum semua counter dihuni . Harga-harga barang
disana....woww , mahal . Sedikit saran untuk para wisatawan Indonesia , kalau mau
belanja ( pembayaran dalam mata uang ringgit ) , harga yang tertera di barang
gak usah dikurs rupiah , karena kalau di kurs rupiah seringnya kita gak jadi
belii...hihihi ( tapi serasa ada kalkulator nih di kepala ) . Sore telah
menjelang , badan lelah sudah...saatnya kembali ke hotel , mandi istirahat dan
menunggu makan malam . Aaah...hari ini cerah , indah penuh kenangan .
Pic18
: pose di tepi danau di pelataran masjid Putrajaya
Hari
keempat , Sabtu 28 Februari 2015
Lawatan
ke Sekolah Menengah Kebangsaan ( SMK ) Seksyen 18 .
Tepat puku 8.00 kami berangkat menuju sekolah ketiga yang
akan kami kunjungi yaitu , Sekolah Menengah Kebangsaan ( SMK ) Seksyen 18 ,
Syah Alam , Malaysia Hari Sabtu sebetulnya sekolah libur ( mereka menganut
sistem 5 hari kerja ) . tapi demi menyambut rombongan dari Indonesia , hari itu
siswa dan juga guru-guru masuk semua . Disepanjang selasar sekolah para siswa
berdiri di kanan-kiri dengan membawa bendera Indonesia dan Malaysia . Iiih...disitu
kadang saya merasa terharuu.....oh .
Di ruang pertemuan ( mereka menyebut bilik mesyuarat ) , kami dijamu sepiring nasi lemak (
sungguh enak banget ) dan dihibur grup
Qashidah SMK Seksyen 18 . Disini siswa SMA Negeri 3 Purworejo , Laksami dan
Devira juga ikut menyumbangkan lagu yang mereka pelajari secara dadakan . Seperti
biasa acara dilanjutkan dengan berbagai sambutan dan pastinya juga
penandatangan nota kesepahaman ( MOU ) antara Pn Hajah Siti Khadijah bt.Awang Seman selaku pengetua SMK Seksyen
18 dengan Ibu Dra Sri Sujarotun , MPd , Kepala SMA Negeri 3 Purworejo . Lawatan
dilanjutkan ke Pusat Sumber Sekolah , Asrama Putri , Perkemahan Perdana dan
Bilik Al Battani . Prestasi yang dibanggakn dari sekolah ini adalah adanya
Bilik Al-Battani yang merupakan disini mereka mengembangkan soft ware yang
dihubungkan dengan satelit untuk memantau dan memetakan cuaca atau iklim, dari
ruang kecil tersebut mereka mendulang prestasi di tingkatan negeri , luar biasa
.
Pic19
: penandatangan nota kesepahaman ( MOU ) di SMK Seksyen 18
Pukul 11.00 rombongan
bertolak ke Dewan ( gedung ) SUK Shah Alam untuk ikut menghadiri Majlis
Perkahwinan keluarga YDP MPSM Negeri Selangor yang kebetulan adalah adik dari
En Hj Khairi bin Bidin pengetua SMK Bandar Banting . Beruntung kami
berkesempatan menghadiri uapacara perkawinan melayu dari keluarga bangsawan di
Malaysia . Oya , lawatan ke Majlis perkahwinan ini minus ibu Sri Sujarotun , beliau
langsung ke bandara untuk kemudian bertolak pulang ke Indonesia guna menghadiri
acara yang tak kalah penting yaitu festival band se-kedu Thriller Music Invasion ke 7 di SMA Negeri 3 Purworejo .
Jelang sore , rombongan
berpindah tempat lagi . Kali ini menuju ke suatu Mall , bukan untuk belanja
tapi masuk ke Pusat Bowling Ole-Ole Shah Alam . Kami akan mengadakan perlawanan
bowling persahabatan antara sekolah-sekolah yang sudah dikunjungi di Malaysia melawan
tentu saja rombongan kecil dari Indonesia . Kami semua dalam rombongan
samasekali belum pernah ada yang mencoba olahraga bowling . Lihat bola-bola
yang nampaknya begitu berat...haduuh bisa gak ya , kuat gak ya . Briefing
tentang bagaimana olahraga Bowling diberikan dengan singkat dan cepat oleh
pengetua bapak Ahmad Badri . Setelah berganti sepatu khusus , acara
pertandingan segera dilaksanakan tanpa latihan . Waah rameee....ternyata kami
yang belum pernah memegang bola bowling ini bisa sukses bermain , beberapa kali
peserta dari Indonesia memperoleh strike . Selesai 20 lemparan untuk tiap peserta , skor dihitung dan diumumkan pemenangnya . Yeess...SMA
Negeri 3 memborong semua kejuaraan , juara pertama bapak Wahyudi , juara kedua
Laksami Faizha Alya dan juara ketiga ibu Sutarti . Masing-masing juara mendapat flashdis 16GB , lumayaaaan . Capek , senang , puas...itu kesan
untuk hari ini . Pulang ke hotel siap-siap packing karena esok pagi kami akan
kembali ke negeri tercinta Indonesia .
Pic20 : siap lempar bola bowling , semangaaat....
Hari
kelima , Minggu 1 Maret 2015
Pagi ini , hari terakhir kunjungan kami di Malaysia . Chek out hotel dengan barang bawaan yang lebih banyak dibanding saat kami chek in . Sebelum ke bandara KLIA2 , kami sempat mampir ke menara kembar Petronas , bangunan yang merupakan icon Malaysia . Benar-benar hanya mampir untuk berfoto . Bagaimana bisa kita meninggalkan Malaysia kalau belum berfoto di Petronas . Sayang angel pengambilan gambar menentang cahaya sehingga fotonya terlihat agak gelap . Dari Petronas kami masih sempat mampir ke Cocoa Boutique , butik coklat di Kuala Lumpur .Dan destinasi terakhir kami di Malaysia adalah mengunjungi pasar seni . Ayooo...habiskan ringgit . Beragam souvenir khas Malaysia dijual disini . Ada pula kerajinan yang berasal dari Bali , Thailand dan India .
Jam sudah menunjuk pukul 11 waktu setempat , dan kami bergegas menuju ke bandara KLIA2 . Setelah chek in , pemeriksaan imigrasi dan boarding pass , kami pun siap terbang bersama Air Asia kembali ke Indonesia via bandara Adi Sucipto Yogyakarta . Selamat tinggal Malaysia , terimakasih tak terhingga untuk teman -teman yang telah menyambut dan menjamu kami selama lima hari di Malaysia . Best regard to En Ahmad Badri bin Mardi yang sudah menghantar kami kemanapun , sudah menjadi bapak bagi siswa-siswa kami , terimakasih juga kepada cikgu Zunesa Wirdaningseh yang juga tak kenal lelah mendampingi kami terus menerus , dan kepada semua guru serta siswa SMK Bandar Banting , SMK Puchong Perdana , SMK Seksyen 18 yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu . Semoga persahabatan ini terus berlanjut .
Pic21 : menara Petronas
Purworejo , Maret 2015
Tri Eni Widyastuti
Langganan:
Postingan (Atom)



















